Kota Wisata Batu (wisata budaya “Bersih Desa”)

Tepatnya di Desa Torongrejo Kota Batu, tiap tahunnya selalu rutin mengadakan acara bersih desa. Dan acara adat ini telah menjadi agenda Wisata Budaya Kota Batu, berlangsungnya acara ini ditandai dengan iring-iringan /arak-arakan tumpeng raksasa, hasil bumi, serta kesenian tradisional berkeliling desa.

Iring-iringan tersebut tak pelak menarik perhatian kalayak umun, saat menone meliput acara tersebut disepanjang jalur arak-arakan dijubeli para penonton baik penduduk sekitar maupun orang-orang yang dari luar kota yang ingin mengikuti acara tersebut.

Tujuan acara Bersih Desa ini adalah untuk menunjukkan rasa puji syukur kepada sang pencipta atas segala karunia serta anugrah dan keselamatan yang telah di berikan di Desa Torongrejo, sehingga acara ini selalu diadakan tiap tahun sebagai ungkapan syukur tersebut. Desa Torongrejo mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani sayur-sayuran. Acara bersih desa ini berlangsung selama dua hari dua malam, saat malam hari diadakan pentas seni hiburan tradisional mulai dari wayang, tayub, pengajian agama, ludruk, serta hiburan-hiburan yang lain. Kegiatan Bersih Desa kali ini menghabiskan dana sekita + 40 juta, dana ini diperoleh dari iuran dari setiap kepala keluarga, donatur, serta khas Desa Torongrejo Kota Batu. Acara ini berlangsung aman dan tertib mulai dari awal hingga akhir acara, berikut beberapa foto yang berhasil menone abadikan………

MAJU TERUS WISATA KOTA BATU

Iklan

, , , , , , ,

  1. #1 by etikush on Februari 18, 2011 - 9:04 am

    oh….
    bersih desa tuh kayak gtu..
    kira-in gotong royong bersihin desa…
    seru yach acara pawai nya…
    tumpengnya gede lageee..

    πŸ™‚

    • #2 by MENONE on Februari 18, 2011 - 10:31 am

      hahahahahahaha….. iya sob bersih desa ya gt itu hehehhehehe

  2. #3 by achoey el haris on Februari 18, 2011 - 11:43 am

    Nongol lagi nih daku
    Salam persohiblogan πŸ™‚

    Melihat anak2 kecil berbaris
    Uh menggemaskan

    • #4 by MENONE on Februari 18, 2011 - 1:22 pm

      iya to anak2 dr TK dan SD setempat……..

  3. #5 by saiful hadi on Februari 18, 2011 - 1:28 pm

    Ealah..ngono iku tho ternyata…

    • #6 by MENONE on Februari 19, 2011 - 6:51 am

      iyapz hehehehehehehe…………….

  4. #7 by apikecil on Februari 18, 2011 - 2:34 pm

    Lihat foto dan baca ceritannya
    seru kelihatannya..
    jadi pengen kesana..
    thanks infonya..
    setidaknya bisa jadi pilihan ketika kita ingin berpergian kesana..
    kalau bersih desa di tempatku biasanya di sebut gugur gunung

    • #8 by MENONE on Februari 19, 2011 - 6:52 am

      gugur gunung ya sob…………………..oyi2 sob

  5. #9 by andipeace on Februari 18, 2011 - 4:21 pm

    hihihi liat foto yang paling atas jadi inget masih SMP dan SMA..aktiv banget ikut kegiatan drum band πŸ˜€

    salam sejahterah dan adem ayem

    • #10 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:03 am

      sama sob menone waktu SMP juga pernah ikut gtuan hehehehehehe…….

  6. #11 by Sungkowoastro on Februari 18, 2011 - 10:12 pm

    Bersih desa, di tempat kami dikenal dengan istilah “sedekah bumi”. Sepertinya kemeriahannya tak jauh berbeda dengan yang terjadi di Desa Torongrejo, Kota Batu. Tujuannya juga sama, yakni bersyukur kepada Tuhan yang telah melimpahkan karunia bagi warga desa.
    Salam kekerabatan.

    • #12 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:04 am

      banayk juga ya nama2nya ada yang gugur gunung, bersih desa, sedekah bumu……………

  7. #13 by Abdullah Khairul Azzam on Februari 18, 2011 - 10:25 pm

    ini mah cara bersyukur yg salah…
    udah boros..trus ga ada tuntunannya lagi dalam Islam acr yg begituan…

    • #14 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:05 am

      jadi acara2 yg di daerah lain juga salah, contoh kayak dek jogja, solo…..

    • #15 by bhiberceloteh on Februari 24, 2011 - 9:56 am

      ini khan salah satu budaya masyarakat!
      budaya itu harta juga loh buat setiap negara, jd ga ada salahnya kalau dilestarikan..

      Lagipula inti acaranya bersyukur kok, apa ada yang salah dengan bersyukur?
      Lihat deh positif nya, masyarakat jadi kompak satu sama lain, saling kenal, saling silahturahmi! bagus toh?

  8. #16 by lozz akbar on Februari 18, 2011 - 10:39 pm

    wow Menone orang Malang yo… salam satu jiwa deh hehehe

    • #17 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:06 am

      salam satu jiwa sob……..

  9. #18 by Kakaakin on Februari 19, 2011 - 2:01 am

    Senang banget pas ngelihat anak2 kecil dalam barisan marching band πŸ™‚

    • #19 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:06 am

      lucu2 bgt ya sob hehehehehehe……..

  10. #20 by masyhury on Februari 19, 2011 - 6:45 am

    Hahaha.. itu namanya arak-arakan kale!
    kirain tadi gotong royong gitu, ngutip sampah! πŸ˜€

    • #21 by MENONE on Februari 19, 2011 - 7:06 am

      wkwkwkwkwkwkwkwk…………… bukan gotong royong sob hehehehehehe

  11. #22 by Cahya Nugraha on Februari 19, 2011 - 8:32 am

    kalau seperti itu juga dapat mempererat tali persaudaraan antara warga mas

    • #23 by menone on Februari 19, 2011 - 10:19 am

      iyapz mbener bgt sobat…..gotong royong antar warga…….

  12. #24 by wajidi on Februari 19, 2011 - 4:25 pm

    Oh ya. Aku pernah ke Batu. Bahkan melihat reruntuhan rumah yang dulu dijadikan tempat persembunyian gembong teroris asal Malaysia, DR. Azahari. Di Kalsel, dulu di sebuah desa ada yang dikenal dengan nama tradisi “manyanggar banua” yang pada intinya seperti “bersih desa” juga… πŸ™‚

    • #25 by MENONE on Februari 20, 2011 - 6:51 am

      ternyata setiap daerah punya nama sendiri2 ya sob …….. mantap sob

  13. #26 by budi borneo on Desember 16, 2011 - 2:34 am

    Dari cara membangun acara sudah kelihatan bagaimana kehidupan yang rukun pada masyarakatnya. sungguh acara budaya yang harus dilestarikan. indahnya wisata di Indonesia.

  14. #27 by fatmawati eni on Oktober 13, 2014 - 9:35 pm

    Rasa2nya saya kenal dengan rumah yang ada difoto itu,dekat dengan musholla kan ya?sudah lama sekali saya ndak berkunjung lagi,baru tau juga kalo ada adat bersih desa,pasti seru yaaa …..

  1. Seren Taun, Upacara Adat Sunda potensi Wisata Budaya Nasional | Vyan RH Blog
  2. Budaya, Makanan, Ciri khas di Kota Batu | andrianmaftuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: