5 Fakta Penting Tentang HIV/AIDS

WHO melansir jumlah terbaru pengguna obat AIDS yang terus bertambah hingga berkali-kali lipat. (Foto: Google)

PENYEBARAN HIV/AIDS kian mengkhawatirkan saja. WHO melansir jumlah terbaru pengguna obat AIDS yang terus bertambah hingga berkali-kali lipat.

Agar bebas penyakit, Anda harus mengetahui fakta menarik tentang HIV/AIDS. Di antaranya:


1. HIV tidak pandang bulu

Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial-lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda, kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak-anak dan dari berbagai macam profesi.


2. Seks oral tak seaman yang dipikir

Oral seks sering kali dianggap sebagai cara “aman” melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.


3. Jangan cuma khawatir hamil

Banyak remaja percaya, satu-satunya risiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.


4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannya

Coba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV/AIDS jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar-benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang-orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan “partner saya tidak mengidap HIV” hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.


5. Belum ada obat untuk si pembunuh

Meski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah “jalan pintas” dari infeksi HIV. Ot ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.

Pengguna Obat AIDS Melonjak

WHO melansir jumlah terbaru pengguna obat AIDS yang terus bertambah hingga berkali-kali lipat. (Foto: Google)
PENYEBARAN HIV/AIDS kian mengkhawatirkan saja. WHO melansir jumlah terbaru pengguna obat AIDS yang terus bertambah hingga berkali-kali lipat.

Jumlah penderita HIV/AIDS terus melonjak. Hal itu tercermin dari lonjakan luar biasa orang yang menggunakan obat AIDS dari 1,2 juta orang pada tahun lalu menjadi 5,2 juta orang.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia PBB (World Health Organization/WHO), antara 2003 hingga 2010, jumlah pasien yang mendapatkan pengobatan antiretroviral meningkat hingga dua kali lipat.

“Kami sangat tergugah dengan lonjakan ini. Ini benar-benar peningkatan terbesar yang pernah kami lihat dalam satu tahun,” ujar Gottfried Hirnschall, Direktur bidang HIV/AIDS WHO, Senin (19/7). Dia dalam wawancara dengan The Associated Press mengatakan, lonjakan jumlah pengguna obat AIDS ini terkait dengan semakin terbukanya akses pengobatan di seluruh dunia, terutama di kawasan Sahara Afrika.

WHO menyampaikan data terbaru itu di ajang konferensi AIDS Internasional di Wina, Austria. Sementara itu, di kawasan Eropa Timur, secara proporsional jumlah mereka yang menggunakan obat AIDS lebih sedikit ketimbang di kawasan lain, sebab pengguna obat ini sering kali dikucilkan dan tak diberikan akses yang cukup.

Hirnschall menuturkan, para pemakai obat AIDS di Eropa Timur kerap dikriminalisasi dan sering mendapat stigma buruk. Sementara kalau di Afrika, AIDS merupakan epidemi di kalangan heteroseksual, tetapi di Eropa Timur penularan AIDS terjadi di kalangan pengguna obat-obatan terlarang.

Dari data yang disampaikan WHO mengenai jumlah pemakai obat AIDS itu Mbelum mencerminkan jumlah penderita AIDS yang sebenarnya. Sebab, jumlah pengguna obat ini mungkin hanya sepertiga dari jumlah penderita HIV/- AIDS di seluruh dunia. Dari situ terlihat bahwa betapa epidemik AIDS ini begitu sulit diatasi, terutama jika tidak dibarengi oleh dukungan pemerintah dan masyarakat.

Sementara di tempat yang sama, dipaparkan penelitian terkait metode deteksi dini HIV/- AIDS. Kasus penularan HIV/AIDS sering kali terjadi karena banyak orang yang belum tahu bahwa seseorang di sebuah komunitas sudah tertular virus mematikan itu. Untuk itulah, selama bertahun-tahun dicari cara yang dapat mendeteksi kasus HIV lebih dini.

Nah, dalam upaya meningkatkan metode untuk deteksi dini HIV, para peneliti mencoba menentukan apakah program menggunakan pengujian asam nukleat (NAT) akan meningkatkan jumlah kasus yang bisa terdeteksi lebih awal. Dalam uji coba itu, ternyata program NAT dapat mendeteksi HIV 23 persen lebih awal.

Tes asam nukleat ini mekanismenya adalah mencari jejak bahan genetik dari organisme penyebab infeksi. Ini berbeda dari metode pendeteksian standar yang mengandalkan titik antibodi sistem kekebalan tubuh untuk patogen. Kata para peneliti dari University of California, Amerika Serikat tersebut, meskipun program pencegahan HIV di Amerika Serikat sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu, namun tingkat kejadian HIV tetap meningkat.

Tahap awal infeksi HIV adalah ketika orang yang paling mungkin untuk menulari orang lain sehingga deteksi dini dan akurasi sangat penting dalam upaya untuk mengendalikan penyebaran HIV, virus penyebab AIDS. Penelitian ini melibatkan lebih dari 3.000 orang yang melakukan tes HIV di beberapa klinik di wilayah San Diego, Amerika Serikat. Peserta pertama diuji dengan tes air liur cepat. Kalau positif, pasien diberi tahu dan darah diambil untuk tes HIV standar.

Jika hasilnya negatif, darah diambil untuk NAT. Hampir seperempat dari kasus orang dengan HIV telah diidentifikasi positif hanya dengan tes NAT. Penelitian ini juga menemukan bahwa lebih dari dua pertiga pasien dengan hasil tes NAT negatif menggunakan komputer atau voice-mail untuk mendapatkan hasilnya.

“Memperluas penggunaan NAT untuk program tes HIV rutin dapat membantu menurunkan tingkat insiden HIV dengan mengidentifikasi orang dengan infeksi akut yang seharusnya dapat terjawab melalui pemeriksaan rutin,” kata penulis studi Dr Sheldon Morris, pengajar di University of California, San Diego’s Antiviral Research Center, Amerika Serikat.

“Selain itu, pelaporan otomatis hasil negatif dapat membuktikan alternatif yang dapat diterima dan mengurangi pelaporan tatap muka yang intens,” tambah Morris dalam studinya yang dimuat di jurnal Annals of Internal Medicine edisi 14 Juni itu.

Diketahui, AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. AIDS merupakan suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembang biaknya virus HIV di dalam tubuh manusia. Virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh.

Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah terjangkit berbagai macam penyakit, termasuk penyakit ringan sekalipun. Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh.

Tanpa kekebalan tubuh, maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit. Akibatnya, kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa. Ketika tubuh manusia terkena virus HIV, maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.

Sumber:www.okezone.com

  1. #1 by dreesc on Juli 22, 2010 - 9:44 am

    hmm… hmmm…. ckckckck…. gitu yak…

    smoga kita di jauhkan dari penyakit yg nyeremin kek gitu…

    • #2 by MENONE on November 23, 2010 - 8:26 am

      iya sob aminnnnnnnn…………

  2. #3 by orange float on Juli 22, 2010 - 10:37 pm

    mencegah lebih baik daripada mengobati

    • #4 by MENONE on November 23, 2010 - 8:26 am

      mbener bgt…………….harus too

  3. #5 by roy on Juli 22, 2010 - 11:45 pm

    hmmm…….mantab-mantab artikelnya kawan……. semog kita bisa terus saling megunjungi…….

    • #6 by MENONE on November 23, 2010 - 8:27 am

      pasti sob kita kan sll berkunjung……………….

  4. #7 by abu ghalib on Juli 23, 2010 - 7:11 am

    nauzubillah….
    yg pasti HIV AIDS itu diturunkan bagi org2 yg sudah melampaui batas. adapun org tak berdosa yg ketularan itu mungkin ujian baginya

    • #8 by MENONE on November 23, 2010 - 8:28 am

      iya sob namanya to sebab akibat ya kan?

  5. #9 by asepsaiba on Juli 23, 2010 - 7:25 am

    Blog yang sangat informatif mas… Trims suda berbagi pegetahuan..
    salam kenal…

    • #10 by MENONE on November 23, 2010 - 8:28 am

      salam knl sobat………………

    • #11 by Anonim on Juni 14, 2015 - 12:39 pm

      Met siank smuanya.

  6. #12 by febriy on Juli 23, 2010 - 8:13 am

    semoga makin berkurang aj, ngeri kalo seluruh umat manusia di dunia mengidap HIV

    • #13 by MENONE on November 23, 2010 - 8:29 am

      iya kita mulai az dr diri sendiri dl ya ga?

  7. #14 by Indahnya Kebersamaan on Juli 23, 2010 - 8:48 am

    Wah mangstap gan infonya, bener bangets tuch artikelnya ane kasih empat jempol dah

    • #15 by MENONE on November 23, 2010 - 8:29 am

      makasih sobat………………

  8. #16 by lawang on Juli 23, 2010 - 5:02 pm

    wah, serem nih.. semoga kita nggak akan kena hiv / aids. amien

    • #17 by MENONE on November 23, 2010 - 8:30 am

      aminnnnnnnnnnn…………..sama2 sob

  9. #18 by mixedfresh on Juli 23, 2010 - 5:05 pm

    jangan nglakuin seks bebas dan narkoba

    • #19 by MENONE on November 23, 2010 - 8:30 am

      iya setujuuuuuuuuuuuu bgt…………….

  10. #20 by 'Ne on Juli 23, 2010 - 7:22 pm

    sip nih artikelnya biar orang makin perduli dengan menjaga dirinya, dan yg pasti sih jangan mengucilkan orang2 yg terinveksi karena penularan toh bukan dari bertatap muka..
    salam 🙂

    • #21 by MENONE on November 23, 2010 - 8:43 am

      iya bnr bgt jangan kita memandang miring pada mereka……………….selalu berikan dukungan mental buat mereka…………..

  11. #22 by nandini on Juli 28, 2010 - 12:32 pm

    sereem..

    • #23 by MENONE on November 23, 2010 - 8:43 am

      hihihihihihihihihihihi……………….

  12. #24 by alice in wonderland on Juli 29, 2010 - 12:37 pm

    intinya jangan free sex ya tapi juga jangan ngejauhin orang yang punya penyakit ini juga

    • #25 by MENONE on November 23, 2010 - 8:44 am

      mbethul bgt sobatttttttt…………………….

    • #26 by ferdy on Oktober 4, 2012 - 5:39 pm

      masa iya

  13. #27 by Zains M on Desember 14, 2010 - 2:01 am

    bagus banget postingnya,sangat membantu

    • #28 by MENONE on Desember 24, 2010 - 6:24 am

      amin3x……….tks atas kunjungannya sobat

    • #29 by Anonim on Desember 2, 2012 - 12:56 am

      emmmm…..aeratalitis parah bgt.

  14. #30 by TuSuda on Desember 23, 2010 - 4:17 pm

    info yang baik harus dipromosikan agar masyarkat tahu hal yang sebenarnya… Terimakasih…. 🙂

    • #31 by MENONE on Desember 24, 2010 - 6:25 am

      iya sob smg kita semua terhindar dr penyakit yg satu ini…………….amin

  15. #32 by imaginasiqu on Desember 24, 2010 - 5:54 pm

    wah semoga saya tidak tertular aids.. amin..

    • #33 by MENONE on Desember 26, 2010 - 8:00 am

      iya sob….amin3x

  16. #34 by blogbobby on Desember 25, 2010 - 9:23 pm

    SATU KATA :
    Mengerikan!!!

    • #35 by MENONE on Desember 26, 2010 - 8:00 am

      sangatttt…….kita harus hati2 sobat

  17. #36 by ngobrolislami on Januari 12, 2011 - 1:00 pm

    KONSEP HUKUM PIDANA ISLAM: JARIMAH ZINA

    [A] PENDAHULUAN

    Zina dalam pandangan hukum Islam dan hukum positif

    Hukum Islam dan hukum positif berbeda pandanganya dalam masalah zina. Hukum Islam memandang setiap hubungan kelamin diluar nikah dan perbudakan sebagai zina dan mengancamnya dengan hukuman, baik pelaku sudah kawin atau belum, dilakukan dengan suka sama suka atau tidak. Sebaliknya hukum positif tidak memandang setiap hubungan kelamin diluar nikah sebagai zina. Pada umumnya, yang dianggap sebagai zina menurut hukum positif itu hanyalah hubungan kelamin diluar perkawinan, yang dilakukan oleh orang-orang yang berada dalam status bersuami atau beristeri saja. Selain itu tidak dianggap sebagai zina, kecuali terjadi perkosaan atau pelanggaran kehormatan. Dalam pasal 284 kitab undang-undang hukum pidana indonesia disebutkan:
    [1] dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan bulan:
    Ke-1.
    [a]laki-laki yang beristeri yang berzina sedang diketahuinya, bahwa pasal 27 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata berlaku baginya;
    [b] perempuan yang bersuami yang berzina;

    Semua hukum positif hampir sama pandanganya dalam masalah ini. Misalnya, hukum pidana Mesir, Perancis, Belanda, termasuk Indonesia, sebagaimana yang dikemukakan dalam pasal 284 KUHP tersebut.

    [2] alasan larangan zina dalam hukum Islam dan hukum positif

    Hukum Islam melarang zina dan mengancamnya dengan hukuman karena zina merusak sistem kemasyarakatan dan mengancam keselamatanya. Zina merupakan pelanggaran atas sistem kekeluargaan, seangkan keluarga merupakan dasar untuk berdirinya masyarakat. Membolehkan zina berarti membolehkan kekejian, dan hal ini dapat meruntuhkan masyarakat. Sedangkan Islam menghendaki langgengnya masyarakan yang kokoh dan kuat.

    Hukum positif menganggap perbuatan zina sebagai urusan pribadi yang hanya menyinggung bhubungan individu dan tidak menyinggung hubungan masyarakat.oleh karenanya dalam hukum positif, apabila zina itu dilakukan dengan sukarela, maka pelaku tidak perlu dikenakan hukuman, karena dianggap tidak ada pihak yang dirugikan, kecuali apabila salah satu atau keduanya dalam keadaan sudah kawin. Dalam hal ini perbuatan tersebut baru dianggap sebagai tindak pidana dan pelakunya dikenai hukuman, karena hal itu melanggar kehormatan perkawinan.

    [3] kenyataan memperkuat syariat Islam

    Apa yang terjadi di eropa dan negara-negara barat pada umumnya memperkuat pandangan syariat Islam. Kondisi masyarakat di eropa dan negara-negara barat sudah rusak dan persatuanya sudah mulai mengendur. Penyebabnya adalah menjalarnya kekejian (zina) dan dekadensi moral serta kebebasan yang tanpa batas. Hal ini karena dibolehkanya perzinaan dan dibiarkanya setiap individu menurutkan syahwat dan nafsunya. Disamping itu mereka juga menganggap bahwa zina adalah persoalan pribadi yang tidak menyinggung kepentingan masyarakat.

    Apa yang dihadapi oleh negara-negara bukan Islam berupa krisis masyarakat dan krisis politik, penyebabnya adalah karena dibolehkanya zina. Di beberapa negara, keturunan (populasi manusia) sudah menyusut sedemikian rupa, yang apabila dibiarkan, lama kelamaan akan mengakibatkan kepunahan negara tersebut atau terhenti pertumbuhanya. Berkurangnya populasi keturunan ini penyebabnya karena keengganan kebanyakan orang untuk melakukan perkawinan.

    Keengganan terhadap perkawinan ini sebabnya adalah karena laki-laki merasa telah memperolah apa yang diinginkanya dari seorang wanita tanpa melakukan perkawinan. Di samping itu juga karena mereka tidak yakin akan kesetiaan isterinya setelah kawin, berhubung dengan kebiasaanya sebelum kawin, mereka sudah sering melakukan hubungan dengan pria lain. Sebaliknya, seorang wanita yang menurut fitrahnya bertugas mengurus rumah tangga dan mendidik anak yang lahir dari perkawinanya, banyak yang enggan melakukan perkawinan, dan ia tidak mau diikat oleh seorang laki-laki. Sebabnaya adalah ia merasa yakin dengan mudah dapat memperoleh apa yang diinginkanya dari berpuluh-puluh laki-laki tanpa harus diikat dan dibelenggu dengan tali perkawinan dan tanpa banyak menanggung risiko.

    Kenyataan – kenyataan ini jelas memperkuat pandangan syariat Islam, bahwa zina bukan urusan pribadi yang menyinggung hubungan individu semata-mata, melainkan juga mempunyai dampak negatif bagi masyarakat. Oleh karena itu, sungguh tepatlah apabila syariat Islam melarang semua bentu perbuatan zina.

    [4] bahaya yang ditimbulkan oleh perbuatan zina

    Zina itu banyak bahayanya, baik terhadap akhlak dan agama, jasmani atau badan, disamping itu terhadap masyarakat dan keluarga.

    Bahaya terhadap akhlak dan agama sudah cukup jelas. Seorang yang melakukan perbuatan zina, pada waktu itu ia merasa gembira dan senang, sementara di pihak lain perbuatanya itu menimbulkan kemarahan ALLAH. Perbuatan zina mengarah pada lepasnya keimanan dari hati pelakunya, sehingga andaikata ia mati dalam keadaan melakukan zina maka ia mati dalam keadaan tidak membawa iman.

    Rasulullah bersabda;
    “tidak berzina seorang pezina kalau pada waktu berzina itu ia dalam keadaan beriman.”

    Di samping itu, wanita yang berzina itu kehilangan kehormatanya, rasa malunya, kehormatanya, dan di mata masyarakat ia sudah jatuh, padahal kenikmatan yang diperolehnya hanya beberapa menit. Selain itu perbuatan itu juga menjatuhkan nama baik keluarganya.

    Dampak negatif dari perbuatan zina terhadap kesehatan jasmani adalah timbulnya penyakit kelamin, yaitu suatu penyakit yang diawali dengan tumbuhnya gelembung-gelembung bernanah yang menyerang kulit atau alat kelamin penderita. Penyakit ini merupakan p[enyakit yang berbahaya dan menular. Penularan bukan hanya dengan melakukan hubungan seksual, melainkan juga dengan bersentuhan melalui kulit, sapu tangan, dan sebagainya. Akibat yang lebih berbahaya lagi dari penyakit ini dapat mengakibatkan cacat pada anak yang lahir.

    Panyakit lain yang ditimbulkan dari perbuatan zina ini adalah penyakit AIDS, yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh suatu virus HIV yang mengakibatkan hilangnya kekebalan tubuh. Penyakit ini belum ditemukan obatnya. Akibatnya, orang yang terserang penyakitb ini akan mengalami penurunan kekebalan, lama kelamaan ia akan meninggal dunia.

    Adapun bahaya zina terhadap keluarga dan masyarakat adalah bahwa perbuatan zina merusak sendi-sendi kehidupan rumah tangga dan keluarga. Apabila dalam suatu keluarga terjadi perbuatan zina, baik oleh pihak suami maupun oleh pihak istri maka kerukunan dalam rumah tangga bisa hilang. Di sisi lain perbuatan zina dapat menimbulkan keengganan untuk melakukan pernikahan, sebab apa yang diinginkan oleh laki-laki dan wanita Dapat diperoleh dengan mudah tanpa banyak risiko. Apabila pandangan seperti ini merata pada masyarakat maka pada giliranya masyarakat menjadi punah karena tidak adanya keturunan.

    [B] DEFINISI ZINA

    Para ulama dalam memberikan definisi zina ini berbeda redaksinya, namun dalam substansinya hampir sama. Berikut ini empat definisi definisi zina menurut beberapa mahdzab ;

    [1] pendapat malikiyah
    Malikiyah sebagaimana dikutip oleh Abdul Qadir Audah, memberikan definisi sebagai berikut:
    “zina adalah persetubuhan yang dilakukan oleh orang mukalaf terhadap farji manusia (wanita) yang bukan miliknya secara disepakati dengan kesengajaan.”

    [2] pendapat syafi’iyah
    syafi’iyah sebagaimana dikutip Abdul Qadir Audah, memberikan definisi sebagai berikut:
    “zina adalah pemasukan zakar ke dalam farji yang diharamkan karena zatnya tanpa ada syubhat dan menurut tabiatnya menimbulkan syahwat.”

    [3] pendapat hanabilah
    “zina adalah melakukan perbuatan keji (persetubuhan), baik terhadap qubul (farji) maupun dubur.”

    Apabila kita perhatikan definisi diatas berbeda dalam redaksi dan susunan kalimatnya, namun dalam intinya sama. Hanya kelompok hanbilahyang memberikan definisi yang singkat dan umum, yang menyatakan bahwa zina adalah melakukan perbuatan keji yang dilakukan pada qubul dan dubur. Dengan demikian hanabilah menegaskan dalam definisinya bahwa hubungan kelamin terhadap dubur dianggap sebagai zina yang dikenakan hukuman had.

  18. #37 by kencana dewi on Februari 11, 2011 - 4:56 pm

    berapa persen sih orang meninggal akibat penggunaan jarum suntik gg steril ?

    🙂
    help me please

  19. #38 by Syafana Tours on Maret 3, 2011 - 2:30 pm

    mantap juga Gan …maaf saya copaz>>tq

  20. #39 by revaldo on Agustus 3, 2012 - 2:47 am

    jika tidak segera ditemukan obatnya… saya jamin manusia akan punah dan itu pasti

  21. #40 by Anonim on November 25, 2012 - 9:09 am

    iyy NAUDZUBILLAHIMINDZALIK ..

  22. #41 by ardi on Oktober 8, 2013 - 8:45 am

    tapi bagus gan semakin bangak orang yang terkena PENDERITA PENDERITA HIV/AIDS dan semakin melonjak maka akan mengurangi kepadatan penduduk, dan memang sudah Hukum ALAM,,,,dan orang yang terkena PENDERITA HIV/AIDS resiko dia, pasti dia juga sudah tahu resiko yang dia tanggung

  23. #42 by Anonim on Februari 9, 2014 - 8:18 pm

    mantapp

  24. #43 by nanang on Maret 19, 2014 - 3:00 am

    Jauhi penyebab nya jgn jauhi orangnya

  25. #44 by leha on Juni 5, 2014 - 2:11 pm

    Nadudubilah moga allah g ngsh pnykt gans.tkt,,,!

  26. #45 by toko bunga on Juni 10, 2014 - 2:31 pm

    thx banget atas informasinya

  27. #46 by wahyuniq79 on Mei 24, 2015 - 12:22 am

    Miris…., masif n underground ni si virus. Semoga setiap penyakit memang ada obatnya. Ayoo siapa bisa temukan, terutama buat yg bukan perilaku berisiko tp tnyta tertular juga.

  28. #47 by juleha on Juni 14, 2015 - 12:51 pm

    Met siank smuanya

  29. #48 by Lastri on Desember 29, 2015 - 2:20 pm

    ya sya jga seorng penderita hiv,,,sampai saat ini sya tkut utk mengatakan kepda orng2 bahwa sya mengidap hiv,,,pdhal sya ingin melakukan suatu gerakan yaitu melakukan penyuluhan dilingkungan sya tnggal,,,,spya mrka tahu ap itu hiv/aids,,,tpi sya takut. Apa yg hrus lakukan.

  30. #49 by Lastri on Desember 29, 2015 - 2:25 pm

    blog yg bagus,,,karna msih bnyak orng yg bloom tahu hiv dan slalu memandang orng dg hiv slalu sbelah mata,,,smga informasa yg bemanfaat buat yg bloom tahu hiv

  1. 5 Fakta AIDS | UKM Pelana Undiksha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: