Penolakan Yang Terindah

Koran-koran….koran-koran…. itulah yang ku katakan setiap saat, setiap detik dan setiap waktu, ketika berada di perempatan pada setiap pengendara yang terpaksa berhenti dikarenakan lampu merah telah menyala, ku terus berteriak tanpa mempedulikan panas terik matahari maupun asab keluar dari knalpot kendaraan yang lalu lalang didepan ku, tanpa ada rasa bosan ku hampiri semua mobil maupun motor yang bejajar berderet satu demi satu walaupun tolakan demi tolakan yang aku terima, berbagai macam ekspresi yang aku terima pun bermacam-macam, ada yang mencibir, menghina, acuh ta acuh seolah-olah teriakan serta tawaran ku tak terdengar oleh mereka, tak jarang pula caci maki yang aku terima…….. apa salah ku?……apa dosa ku?………apa ku salah mencari uang dengan cara halal seperti ini?………apa mereka jijik dengan penampilan ku?haruskah ku pakai dasi dan sepatu seperti pejabat yang selalu menghabiskan uang pajak Rakyat?……..namun semua itu ku balas dengan senyuman walaupun hati ini sakit, seolah-olah harga diri ini bagaikan alas kaki buat mereka yang yang siap diinjak-injak tiap saat dan waktu, kapanpun mereka mau……. apakah ku ga mempunyai hak untuk memiliki harga diri?…..apakah harga diri cuma milik mereka yang berkendaraan mewah, rumah mewah serta harta yang berlimpah?…….

Namun dari sekian banyak penolakan tersebut ada satu penolakan yang menyejukkan hati ini, penolakan tersebut adalah penolakan dengan diiringi sebuah senyuman serta lambaian tangan, walaupun tawaran ku gagal namun hati ini merasa bahagia dengan kehadiran senyum mereka, itulah sebuah penolakan yang selalu aku tunggu. Walaupun sudah hampir 12 tahun lamanya hingga sampai sekarang hal itu masih kusimpan dalam-dalam dihati ini dan akan ku jadikan pelajaran dalam hidup ini….. ya itulah kisah hidup ku, kisah nyata perjalanan dari seorang menone yang sangat berharga ” terima kasih buat tuan-tuan yang sudah tersenyum pada ku”
……….

Iklan
  1. #1 by Bangauputih on Agustus 14, 2010 - 1:44 pm

    senyum yang ikhlas memang akan selalu membawa rasa “aneh” tersendiri bagi yang mendapatkannya. entah itu, bahagia, berbunga-bunga walau tak mendapatkan apa-apa.
    keep smile πŸ™‚

  2. #2 by menone on Agustus 14, 2010 - 2:33 pm

    mbethul senyum to membahagiakan…………………

  3. #3 by Rita Susanti on Agustus 14, 2010 - 5:08 pm

    ah betapa indah memang bila senyuman itu terlahir dari keikhlasan telaga hati yang terdalam, selain menyejukkan juga memberikan kebahagiaan bagi kita yg diberi senyuman…Selain itu senyum juga bagian dari sedekah bukan :)…

  4. #4 by NURA on Agustus 14, 2010 - 6:14 pm

    salam sobat
    kisah nyata yang mengharukan.
    memang yang dihargai hanya orang2 yang bermobil mewah,dan berharta melimpah.
    tetapi seorang MENONE lebih kaya nurani.
    selamat berbuka puasa disini.

  5. #5 by menone on Agustus 14, 2010 - 6:45 pm

    @rita: iya mbethul bgt senyum juga ibadah…………hehehehehehe

    @nura: makasih…………selamat berbuka juga

  6. #6 by anggar_berkawand on Agustus 14, 2010 - 9:44 pm

    wahh…
    bnr2 menyentuh hati…
    😦
    Dunia ini seperti cermin. Lihat saja. Anda Tersenyum dan teman Anda akan tersenyum balik.
    SALAM BERKAWAND ….

  7. #7 by menone on Agustus 15, 2010 - 6:29 am

    iya benar juga…….. salam knl

  8. #8 by FOUR DREAMS on Agustus 15, 2010 - 10:00 am

    wah menyentuh banget sob, aku jadi terinspirasi sesuatu tentang bocah-bocah itu

  9. #9 by menone on Agustus 15, 2010 - 10:35 am

    mengharagai keberadaan mereka iyulah yg terpenting………

  10. #10 by john on Agustus 15, 2010 - 1:35 pm

    kunjungan balik dari persona intikalia
    hadapi semua dengan senyuman πŸ™‚

  11. #11 by wahyu nurudin on Agustus 15, 2010 - 4:58 pm

    dicaci maki? kok bisa? kan gak salah. justu mental mereka lebih kuat daripada PNS2 selruh negeri. tahu gak kenapa? karena mereka terus jualan walau ditolak berkali-kali. mereka bisa jualan. tanya sama PNS, bisa jualan gak. nanti pasti jawabnya tidak.

  12. #12 by MENONE on Agustus 15, 2010 - 5:05 pm

    hehehehehehe……..oyi sob bnr bgt to…..mrk cm bs hambur2kan uang rakyat………..

  13. #13 by aulawi ahmad on Agustus 15, 2010 - 5:45 pm

    apalagi kalau senyum itu ihklas dari hati ya πŸ™‚ n salam kenal balik πŸ™‚

  14. #14 by Denuzz BURUNG HANTU on Agustus 15, 2010 - 6:53 pm

    pendalaman karakter yang luar biasa…
    pengen juga nih sekali-sekali ekperimen pendalaman karakter kayak gini
    yang pertama pendalaman karakter koruptor dulu ah
    hehe
    sapa tau enak *GUBRAK*

    salam akrab dari burung hantu

  15. #15 by kanvasmaya on Agustus 15, 2010 - 8:47 pm

    jangan pandang miring aku.. (ku)
    mgkin ku masih lebih baik darimu.. (mreka yang berdasi)

    πŸ™‚

  16. #16 by taufik on Agustus 16, 2010 - 9:17 am

    so touch. 😦
    rada miris emang liat adek2 yg di usia bermain dan sekolahnya mrk harus kerja keras.

    bismillah, semoga Allah senantiasa melindungi masa depannya

  17. #17 by MENONE on Agustus 16, 2010 - 12:13 pm

    @aulawi: naaahhh seharusnya kan gt sob……..

    @denuzz: coba az sob hehehehehehe………..

    @kanvasmaya: lha ya katanya dulu wkt kampanye berjanji akan memperjuangkan nasib wong cilik tp klo udh jadi koq malah jijik ma wong cilik…..walah….walah….walah…

    @taufik: amin3x……….

  18. #18 by neo renggana on Agustus 16, 2010 - 2:01 pm

    ya.. kadang kita sering larut dalam masalah masing2, seperti para pengguna jalan itu. yang istimewa adalah orang yang masih dapat berbagi senyuman dengan sesama

  19. #19 by MENONE on Agustus 16, 2010 - 2:39 pm

    @neo: ayolah kita menghargai sesama…………..

  20. #20 by Bunglon Blog Indonesia on Agustus 17, 2010 - 12:39 am

    senyum itu indah bila diungkapkan dengan keihlasan, akan lebih baik demikian untuk mengungkapkan perasaan…
    Sukses Slalu!

  21. #21 by Muza Elbanaf on Agustus 17, 2010 - 1:32 pm

    Oala… kera Ngalam to..? Salam kenal dari Lamongan, dari Persela buat arema.

    Aku rasa sikap positif thingking sobat yang bisa membawamu sukses di hari ini.
    Semoga tidak ada dendam ya, jadikan saja pelajaran agar kita bisa lebih bisa menghargai orang lain.

    Sukses kawan. Met Puasa. Salam ukhuwah….

  22. #22 by menone on Agustus 17, 2010 - 2:23 pm

    @bunglon: bs bw berkah lg hehehehehe…….makasih sob succes juga…..

    @muza: waahhhh salam buat persela……….. salam satu jiwa sob…….met menunaikan ibadah puasa juga………

  23. #23 by Kelabang's Blog on Agustus 18, 2010 - 8:32 pm

    Ibadah paling mudah adalah senyum..

  24. #24 by MENONE on Agustus 19, 2010 - 6:42 am

    iya mbetul….padahal kita senyum az to lho wes dapat pahala……..koq masih ada orang yang ga mo senyummmmmmm

  25. #25 by nelsonganteng on Agustus 21, 2010 - 9:17 pm

    ini yg dinamakan semangat hidup bro , miskin kaya jelek ganteng semua sudah ada di dunia tinggal kita menyikapinya dengan baik dan benar siapapun bisa tiba tiba diatas atau di bawah . tetaplah semangat untuk HIDUP karena hidup adalah perjuangan manusia

  26. #26 by MENONE on Agustus 22, 2010 - 6:46 am

    oyi sob semangat terus n ambil pelajarannya………………..cayoooooooooooooooooooooo

  27. #27 by umuzalfa on September 5, 2010 - 9:22 am

    Senyuman yang indah dan tulus mampu membuat orang yang melihatnya bahagia….

  28. #28 by MENONE on September 5, 2010 - 10:35 am

    iya benar bgt………….apa susahnya sich kita tersenyum ya ga?

  29. #29 by kang ian on Oktober 4, 2010 - 7:41 pm

    senyum untuk mas menone πŸ˜€

  30. #30 by MENONE on Oktober 7, 2010 - 10:47 am

    wekekekekekekek……… makasih senyumannya………….

  31. #31 by jikuns on Februari 25, 2013 - 10:55 am

    good article. renungan untuk kerasnya sebuah kehidupan πŸ˜€

    Aksesoris Sparepart Motor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: